Geowisata
“Jajal alam Gunung Puntang”
Andre
S Ginting
12110042
Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung
12110042
Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung
Wisata alam Gunung Putang
terletak di Banjaran,Cidahu Kabupaten Bandung,lebih tepatnya berada di Bandung
bagian selatan.Gunung puntang sendiri dapat dicapai dengan bus,atuapun
kendaraan pribadi dimana kurang lebih berjaka tiga puluh kilometer dari kota
bandung,jika ingin cepat sampai dan langsung menikmati keindahan dan bentang
alam gunung puntang,bisa dengan helicopter juga !
Perjalanan kami kurang lebih
ditempuh dengan bus dari ITB dua jam,dengan semua yang tidak sabar ingin
merasakan hawa gunung puntang,sampai semua tertidur di bus.Peserta geowisata
kali ini adalah mahasiswa dari ITB sendiri dari program studi yang berbeda-beda
diantaranya T.Pertambangan,Geologi,Planologi,T.Lingkungan,dan beberapa
mahasiswa lainnya.
Kami tiba di objek geowisata
gunung puntang ini pada pukul 09.50 WIB,setelah melihat sebagian dari tempat
ini,saya merasakan ada hawa petualangan yang bisa saya rasakan disini.
Gunung Puntang ini dulunya adalah
sebuah perkampungan,dulu bisa juga dikenal sebagai perkampungan radio ataupun
kampong Malabar.Di sini terdapat banyak tempat unik yang bisa kita temui dan
kita ketahui.Pada awal perjalanan kami berada di sekitar lembah gunung
puntang,di sini terdapat puing-puing bangunan pemukiman dari warga di
perkampungan radio dulu.Perkampungan ini dulunya adalah tempat permukiman dari
staff dan para pekerja yang bekerja di sebuah tempat yang tersembunyi namun
sangat besar dan luar biasa.Kenapa dinamakan kampong radio ?,karena dulu di
sini terdapat radio pemancar yang didirikan oleh Pemerintahan Belanda untuk berkomunikasi
langsung dari Indonesia ke Belanda.
![]() |
| Ini saya sedang berfoto sembari mendokumentasikan keindahan alam gunung puntang |

Radio Malabar begitulah namanya
dulu pada perkiraan tahun 1923.Gunung puntang merupakan tempat yang sangat
strategis untuk didirikannya pemancar radio tersebut menurut pemerintah Belanda
khususnya perintis dari pendiri radio ini,yaitu Ir.De Groot.Bentuk alam dari
lembah gunung puntang sendiri yang seperti parabola sehingga sangat bagus
digukanan sebagai penangkap dan pemancar sinyal komunikasi.Radio ini
membutuhkan sumber energi listrik yang besar sehingga dibuatlah pembangkit
listrik yang salah satunya bersumber dari sungai di gunung puntang yaitu sungai
cigeureuh yang bersumber dari curug siliwangi.Tapi ini semua tinggal
puing-puing yang bisa kita jumpai karena peristiwa bandung lautan
api,perkampungan radio ini juga diketahui oleh Indonesia merupakan tempat
belanda,sehingga di bumi hanguskan.Kita hanya bisa melihat dan mendengar
sejarahnya yang luar biasa.
![]() |
| puing-puing bangunan,saksi sejarah radio malabar |
“Hallo Bandoeng! Hier Den
Haag!”,kata-kata inilah yang pertama kali diucapkan ketika terjadinya
komunikasi antara Belanda denganIndonesia dan juga sangat fenomenal ,bukti
fenomenalnya sehingga lagu”halo-halo bandung” memiliki salah satu inspirasinya
dari kata-kata ini.
Di sini juga terdapat tempat ya
ng bernama kolam cinta.Dari namanya saja,kola mini berbentuk seperti hati,dan
konon ceritanya ketika ada sepasang kekasih yang datang ke sini maka
hubungannya kedepan akan semakin langgeng untuk kedepannya.Tetapi kola mini
sudah kelihatan tidak terjaga,kerna temboknya yang sudah hancur dan ada bagian
kolam yang sudah tertimbun tanh dan ditumbuhi rumput.
![]() |
| kolam cinta,yang penuh dengan cerita yang menarik |
Kami menyusuri sungai cigeureuh
untuk melihat curug siliwangi,jalan yang dilalui pada saat penyusuran
ini,adalah semak belukar dan kadang harus menyebrangi sungai untuk melanjutkan perjalanan,dan
kami juga sekali-sekali haru merintis jalan.Sungai cigeureuh memiliki bentang
alam yang indah,banyak batuan yang berbeda ukuran dari yang sangat besar ke
yang sangat kecil,dan suara derasnya aliran sungai menambah semangat kami untuk
tetap menjajal sungai ini.Dikarenakan jalan yang dilewati untuk mencapai curug
siliwangi terbilang agak sudah dan kadang harus merintis jalan,sedangkan waktu
yang kami punya untuk sampai ke curug telah habis,maka kamipun memutuskan untuk
tidak meneruskan perjalanan dan kembali.
![]() |
| sembari berjalan,sembari berfoto bersama rekan seperjalanan |
![]() |
| alirang sungai yang deras menantang adrenalin kami |
Diperjalanan pulang kami,kami
berhenti di pinggiran sungai dan istirahat untuk makan siang,saya belum pernah
merasakan indahnya tempat seperti ini dan disuguhi dengan makan siang dengan
kaki yang dilewati oleh aliran sungai yang deras,walaupun lelah dan tidak
mencapai curug siliwangi,perjalan ini sangat kami nikmati dengan pemandangan
dan kondisi bentang alam gunung puntang yang dapat kami lihat serta berbagai
jenis tumbuhan dan mahkluk hidup.
![]() |
| menikmati dan mempelajari alam dengan kawan-kawan menambah semangat perjalanan |
Perjalan ini tidak sia-sia karena
banyak ilmu dan teman yang kami dapat,karena dalam perjalanan ini kami banyak
berkomunikasi dengan teman-teman yang belum dikenal dan saling tolong menolong
ketika menjelajahi sungai tersebut.
Sekian dulu postingan dari saya,tunggu dan nikmati jelajah alam berikutnya bersamaku,
"harapanku agar otot dan stamina ini terus bersama ketika kujelajah alam"
Tetap semangat melestarikan alam.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar